Laman

Selasa, Juni 05, 2018

Tips and Trik Ngasih Obat Buat Anak


Looking after a very sick child was the Olympics of parenting. - Chris Cleave

....Teorinya 'nipu' anak nggak baik dan saya setuju, seharusnya orangtua jangan ngibulin anak, untuk membangun kepercayaannya pada kita.... kecuali kalau kepepet atau desperate. HAHA!
Teman saya pernah bilang, 75% energi kita bakal terkuras saat anak sakit. Dan... dia benar, buibuuk! Awal Mei kemarin, akhirnya saya ngalamin sendiri gimana rasanya! Lilo radang tenggorokan. Kalau dialami orang dewasa masih lah bisa disebut 'cuma radang tenggorokan' dan kehidupan masih bisa berlangsung seperti biasa, tapi begitu yang menderita anak 2 tahun...... kelar. Mendadak kehidupan keluarga saya jadi rusuh, dan rumah dari ujung ke ujung berantakannya ampun-ampunan.

Seperti pernah saya ceritakan, keluarga saya nggak pakai pembantu, lalu pada saat yang bersamaan, saya pun memasuki minggu padat merayap karena ada sidang sarjana di kampus.

Yasalam.

*nangis*

Yang saya alami adalah, secara fisik super lelah dan ngantuk, sampai rasanya pengin ngesot setiap harus ke kantor. Secara emosi? Nggak karu-karuan, campur aduk. Sedih iya, khawatir iya, jengkel dan marah iya (karena anak mendadak rewel, susah tidur plus pengin digendong semalam suntuk.)

Salut buat semua ibu yang anaknya pernah/sedang sakit parah. Semoga kalian semua diberi kekuatan.

Anyway, salah satu hal yang bikin saya kzl adalah minum obat. Buset, itu susah bener anak saya disuruh minum obat. Saya sampai desperate, karena sampai 24 jam setelah ke dokter, dia mingkem maksimal minum obat. Dibujuk apa pun gak mau, ditipu gak berhasil.

Karena desperate, sebagai buibuk era media sosial, akhirnya saya sharing problem dan minta tolong tips and trick ngasih obat ke anak. Eh, dapet beberapa. Saya praktikkan dan ada satu yang berhasil.

Makanya saya mau share di sini, siapa tahu ada buibuk yang membutuhkan. Oh iya, nggak semua saya muat ya, karena banyak saran yang mirip-mirip :

1. Ngibul bahwa yang mau diminum adalah madu. (http://www.instagram.com/glyceriaayu)
2. Pakai spuit, pertama spuit-nya dikasih minuman kesukaan anak, setelah itu tukar obat (http://www.instagram.com/maybabyrent)
3. Dicampur ke makanannya, tapi tanya dulu ke dokter, makanannya boleh dicampur makanan atau enggak (http://www.instagram.com/adikmaria)
4. Campurin air putih sampai seperempat gelas, dikasih dengan sendok atau langsung dari zippy-cup-nya. Untuk pengalihan isu, sambil nonton, gambar atau main. (http://www.instagram.com/jaiko_gecko)
5. Dipaksa aja, tapi dikasih di ujung tenggorokannya supaya nggak ada kesempatan kecicip obatnya (http://www.instagram.com/dianiapsari)
6. Obatnya dicelupin ke lolipop (http://www.instagram.com/an_tania_)
7. Campur ke jus buah atau simple syrup. Simple syrup dijual di apotek, ada rasa jeruk dan strawberry (http://www.instagram.com/d7quack)
8. Liatin Youtube anak-anak lagi minum obat (http://www.instagram.com/aisha_arsy)
9. Pakai suntikan (tanpa jarumnya tentuuu) (http://www.instagram.com/perthykasih)
10.
http://www.instagram.com/yerapermata


Jadi, mana yang saya pakai dan berhasil?

Tadinya saya mengandalkan tipuan kotak minuman nomer 10, saya pikir itu ide yang paling brilian dan pasti berhasil, tapi ternyata enggak.

Yang berhasil adalah combo nomor 1 dan 4. Jadi obatnya saya larutkan lagi dengan air madu, lalu saya sendokin sedikit-sedikit, sambil bilang "Ini air madu, Lil!". 

Tadinya saya agak enggan mencoba untuk melarutkan obat ke air, takutnya dosis atau apalah-apalah berkurang dan efek obat jadi nggak manjur. Baru saya coba di hari ke dua minum obat, setelah hari pertama dramanya edan.

Iye, memang jatuhnya jadi nipu. Teorinya 'nipu' anak nggak baik dan saya setuju, seharusnya orangtua jangan ngibulin anak, untuk membangun kepercayaannya pada kita.... kecuali kalau kepepet atau desperate. HAHAHA.

Semoga berguna ya buat ibu-ibu yang anaknya sedang sakit dan ngadepin drama minum obat! :)

:)

2 komentar:

Sundea Belaka mengatakan...

Dulu pas sepupu Dea yang masih kecil nggak mau minum obat, Dea main drama.

Pura-puranya obatnya ngomong, dia cerita kalau sodara-sodaranya--segala yang udah dimakan sama sepupu Dea--udah di dalem perut. Dia ketinggalan dan dia sedih nggak bisa gabung sama sodara-sodaranya. Pokoknya dramanya dibikin semengharukan mungkin sampe si sepupu Dea tersentuh dan minum obat dengan rela.

Tapi emang lama, sih, Mbak Okke, kalau terus-terusan gitu caranya tiap harus minum obat pasti lelah hehehe...Dea kebetulan berkesempatan ngebujuk satu episode doang soalnya, jadi sanggup :p

okke sepatumerah mengatakan...

Deaaa...bujukan kalau ada teman-teman dan saudara-saudara di dalam mulut dan perut itu aku pake buat makan. hahahahah... :))